Konsultan Drainase Kraksaan, Konsultan Drainase Sampang, Konsultan Drainase Sidoarjo, Konsultan Drainase Situbondo, Konsultan Drainase Sumenep, Konsultan Drainase Trenggalek

Konsultan Drainase Kraksaan, Konsultan Drainase Sampang, Konsultan Drainase Sidoarjo, Konsultan Drainase Situbondo, Konsultan Drainase Sumenep, Konsultan Drainase Trenggalek


Konsultan Drainase Kraksaan, Konsultan Drainase Sampang, Konsultan Drainase Sidoarjo, Konsultan Drainase Situbondo, Konsultan Drainase Sumenep, Konsultan Drainase Trenggalek,
Konsultan Drainase Kraksaan, Konsultan Drainase Sampang, Konsultan Drainase Sidoarjo, Konsultan Drainase Situbondo, Konsultan Drainase Sumenep, Konsultan Drainase Trenggalek,

Drainase

Drainase di bawah tanah kota Sydney di New South Wales, Australia
Drainase atau pengatusan adalah pembuangan massa air secara alami atau buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Pembuangan ini dapat dilakukan dengan mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air.[1] Irigasi dan drainase merupakan bagian penting dalam penataan sistem penyediaan air di bidang pertanian maupun tata ruang.

Dalam lingkup rekayasa sipil, drainase dibatasi sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal sesuai dengan kepentingan. Dalam tata ruang, drainase berperan penting untuk mengatur pasokan air demi pencegahan banjir.[2] Drainase juga bagian dari usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan

Sumber: Wikipedia


Konsultan Drainase Kraksaan, Konsultan Drainase Sampang, Konsultan Drainase Sidoarjo, Konsultan Drainase Situbondo, Konsultan Drainase Sumenep, Konsultan Drainase Trenggalek